Blog-nya Mba Ani yang berisi: "Rangkuman Materi, Soal Latihan, dan Pendalaman Materi SD (Kurikulum 2013)"

Kamis, 26 September 2019

IPA Kelas 5 SD Tema 3 Subtema 1: Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan

A. Organ-organ Pencernaan Hewan dan Fungsinya

Organ pencernaan pada hewan berbeda-beda. Umumnya, ada organ pencernaan yang hanya dimiliki oleh hewan tertentu, seperti:
-Tembolok: Suatu pelebaran kerongkongan yang terdapat di antara proventrikulus (lambung kelenjar) dan mulut. Fungsi: Tempat penyimpanan sementara makanan.
-Empedal: Organ yang khusus terdapat pada sistem pencernaan beberapa hewan, antara lain burung, cacing tanah, dan beberapa jenis ikan. Bagian perut ini terbentuk dari dinding tebal dan berotot. Fungsi: Menggiling makanan yang masuk.
-Lambung: Bagian ini selalu ada di organ pencernaan semua makhluk hidup. Fungsi: Menghancurkan dan mencerna makanan dengan bantuan enzim pencernaan.
-Usus: Sama seperti lambung, bagian yang panjang ini juga selalu ada di organ pencernaan semua makhluk hidup. Fungsi: Menyerap air dan sari-sari makanan.
-Kloaka: Lubang terakhir yang berfungsi sebagai satu-satunya lubang untuk: saluran pencernaan, urin, dan (umumnya) genital pada spesies hewan tertentu. Semua spesies burung, reptilia, dan amfibi memiliki kloaka yang digunakan untuk mengeluarkan urin dan feses (kotoran sisa pencernaan).

1. Serangga
Serangga merupakan salah satu kelas avertebrata  yang bagian tubuhnya terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kepala, thorax, dan abdomen. Contoh serangga: belalang, kupu-kupu, tawon, dan lain-lain.

  • Sistem pencernaan serangga masih sederhana, yaitu terdiri dari: Mulut - Esofagus - Tembolok - Empedal - Lambung - Usus - Anus.

  • Proses pencernaan pada serangga adalah sebagai berikut.
  1. Makanan masuk dan dikunyah di dalam mulut.
  2. Makanan yang sudah dikunyah masuk ke tembolok, untuk disimpan sementara.
  3. Makanan yang disimpan, masuk ke empedal (lambung pengunyah), untuk dilumat/dihancurkan.
  4. Setelah hancur, makanan masuk ke lambung, untuk dicerna oleh enzim.
  5. Dari lambung makanan akan diserap sari-sarinya di dalam usus.
  6. Sisa-sisa makanan yang tidak dibutuhkah oleh tubuh dikeluarkan/dibuang dari dalam tubuh lewat anus.

2. Ruminansia (Hewan Memamah Biak)
Hewan pemamah biak adalah sekumpulan hewan pemakan tumbuhan (mamalia herbivora, contoh: sapi, kambing, rusa, kerbau, kuda, dll) yang mencerna makanannya dalam dua langkah:
-Pertama, dengan menelan bahan mentah (rumput, daun, dll) yang akan masuk ke dalam perut besar.
-Kedua, mengeluarkan kembali makanan yang sudah setengah dicerna dari perutnya dan mengunyahnya lagi di dalam mulut.

Sistem pencernaan pada ruminansia kompleks. Hewan ruminansia memiliki 4 macam lambung (Rumen, Retikulu, Omasum, Abomasum), yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Secara langkap, organ yang berperan dalam pencernaan pada hewan ruminansia yaitu: Mulut - Esofagus - Rumen (Perut besar) - Retikulum (Perut Jala) - Omasum (Perut Kitab) - Abomasum (Perut Masam) - Usus halus - Usus besar - Rectum - Anus.

  • Proses pencernaan pada hewan ruminansia adalah sebagai berikut.
    1. Tahap 1. Makanan masuk dan dikunyah di dalam mulut, dengan bantuan gigi dan air liur.
    2. Makanan yang sudah dikunyah akan melalui kerongkongan/esofagus dan masuk ke rumen (perut besar), untuk dicerna dengan bantuan bakteri dan disimpan sementara.
    3. Tahap 2. Saat istirahat, makanan di dalam rumen akan kembali masuk ke mulut melalui esofagus untuk dikunyah untuk kedua kalinya.
    4. Makanan yang sudah dikunya 2x, akan masuk ke retikulum (perut jala) untuk mengalami proses: fermentasi (penguraian) oleh bakteri dan penyaringan benda asing.
    5. Makanan berlanjut masuk ke omasum (perut kitab), untuk dicerna dan dihaluskan dengan bantuan enzim pencernaan. Selain itu terjadi juga proses absorpsi/penyerapan air.
    6. Makanan akan kembali dicerna oleh enzim di dalam abomasum (perut masam). Di bagian ini juga terjadi proses mematikan bakteri jahat.
    7. Selesai dicerna di dalam keempat lambung, makanan akan diserap sari-sarinya di dalam usus halus.
    8. Sisa-sisa makanan yang tidak dibutuhkah oleh tubuh dikeluarkan/dibuang dari dalam tubuh lewat anus.

3. Ikan, Katak, Reptilia, Burung, dan Mamalia Lain

A. Ikan
Sama halnya dengan serangga, sistem pencernaan ikan masih sederhana, walaupun alat pencernaan yang digunakan berbeda.
Sistem pencernaan ikan terdiri dari: Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus - Anus.



B. Katak dan reptilia
Sistem pencernaan pada katak dan reptilia hampir sama seperti pada mamalia. Namun, katak dan reptilia tidak memiliki anus, sehingga sisa-sisa pencernaan makanan dibuang melalui lubang kloaka (yang juga digunakan untuk tempat pembuangan air seni). Sistem pencernaan katak terdiri dari: Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus Halus - Usus Besar - Kloaka.
C. Burung

Sama seperti katak dan reptilia, burung/unggas tidak memiliki anus, sehingga sisa-sisa pencernaan makanan dibuang melalui lubang kloaka. Namun, secara garis besar, sistem pencernaan pada burung mirip dengan sistem pencernaan pada serangga, yaitu terdiri dari: Mulut - Kerongkongan- Tembolok -  Lambung - Empedal -Usus - Kloaka.


Sistem pencernaan pada mamalia sudah lengkap. Contoh mamalia adalah manusia, sedangkan hewannya adalah kelinci, kucing, dll.

Sistem pencernaan pada mamalia terdiri dari: Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus Halus - Usus Besar - Rectum - Anus.






=======================================================================

B. Organ-organ Pencernaan pada Manusia dan Fungsinya

Sistem pencernaan pada manusia terdiri dari atas organ-organ tertentu dengan fungsinya masing-masing yang berbeda-beda satu sama lain.
Organ pecencernaan manusia terdiri dari:
1. Mulut
2. Kerongkongan
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Rektum dan Anus

1. Mulut
Proses pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke mulut. Mulut berfungsi untuk menghancurkan makanan sehingga ukurannya cukup kecil dan dapat ditelan dalam perut. Di dalam mulut terjadi proses pencernaan makanan secara mekanik dan kimiawi. Di dalam mulut terdapat:
-Lidah: Berfungsi untuk membantu mengunyah dan menelan makanan menuju ke kerongkongan. Berperan dalam pencernaan mekanik. Lidah tersusun atas otot lurik yang permukannya dilapisi epitelum dengan banyak kelenjar lendir (mukosa)
-Gigi: Berfungsi untuk menghaluskan makanan. Berperan dalam pencernaan mekanik. Gigi tersusun dari kalsium karbonat. Gigi membantu enzim-enzim pencernaan agar makanan lebih mudah dicerna dengan cepat dan efisien. Gigi manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Saat muda, gigi manusia terdiri dari 20 gigi susu: 8 buah gigi seri (insisivus), 4 buah gigi taring (canivus), dan buah gigi geraham kecil (premolar). Gigi susu lama-lama akan tanggal pada usia 6-12 tahun dan digantikan dengan Gigi Tetap/Gigi Permanen dengan penambahan 12 gigi tambahan sehingga jumlahnya menjadi 32 gigi.
-Kelenjar Ludah (Air liur): Berfungsi untuk memudahkan penelanan makanan dengan membasahi dan melumasi makanan. Selain itu ludah juga berfungsi melindungi selaput mulut terhadap panas, dingin, asam, dan basa.

2. Kerongkongan
Kerongkongan merupakan saluran yang berfungsi untuk memindahkan makanan dari mulut ke lambung. Di dalamnya terdapat gerak meremas-remas makanan (gerak peristaltik) yang berfungsi untuk mendorong makanan sedikit demi sedikit ke dalam lambung. Makanan berada di kerongkongan hanya sekitar 6 detik. Kerongkongan terbentuk atas otot lurik. Panjang kerongkongan kurang lebih sekitar 25 cm. Di dalam kerongkongan terdapat epiglotis, yang berbentuk gelambir dan berfungsi untuk membuka/menutup agar makanan tidak masuk ke saluran pernapasan saat kita makan.

3. Lambung
Merupaakan kantong besar yang terletak di sebelah kiri rongga perut sebagai tempat terjadinya proses pencernaan makanan. Lambung terdiri dari tiga bagian yaitu: 
-Bagian atas (kardiak), terletak di dekat hati dan berhubungan dengan kerongkongan.
-Bagian tengah (fundus), dan 
-Bagian bawah (pilorus), yang berhubungan langsung dengan usus dua belas jari.
Fungsi lambung adalah:
-Penghasil enzim pepsinogen (bentuk tidak aktif enzim pepsin)
-Dindingnya penghasil asam klorida (HCl): Membunuh mikroorganisme, menciptakan zat asam lambung, mengaktifkan pepsionegen menjadi enzim pepsin (enzim yang mengubah molekul protein menjadi potongan protein (pepton)).
-Permukaan lambung menghasilkan lendir, untuk melindungi lambung dari enzim pepsin.
-Pada bayi, terdapat 2 enzim yaitu: renin (untuk menggumpalkan protein susu) dan kasein (untuk memecah lemak dalam susu dengan bantuan kalsium dan lipase)
Di dalam lambung terdapat gerakan mengaduk hingga lambung menjadi kosong. Semakin banyak makanan dalam lambung, gerakan dalam lambung pun semakin giat. Jika lambung kosong, tidak ada apapun yang diaduk di dalam lambung sehingga menimbulkan bunyi dan rasa sedikit sakit/lapar. Makanan bertahan di dalam lambung selama 3-4 jam, sebelum dikeluarkan menuju usus dua belas jari, 


4. Usus Halus
Usus halus terdiri dari 3 bagian, yaitu: 
-Usus dua belas jari (duodenum): terjadi proses pencernaan karbohidrat, lemak, dan protein.
-Usus kosong (jejunum): terjadi sedikit proses penyerapan (absorpsi). 
-Usus penyerapan (ileum): terjadi sebagian besar proses penyerapan (absorpsi). Terdapat jonjot-jonjot usus (vili) yang berfungsi memperluas daerah penyerapan sehingga sari-sari makanan dapat terserap lebih banyak dan lebih cepat.

Pada ujung usus dua belas jari, terdapat pankreas dan saluran empedu. Pankreas menghasilkan getah pankreas yang menghasilkan enzim-enzim pankreas, yaitu:
-Enzim amilase (amilophsin): mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula (maltosa)
-Enzim pankreas (steapsin): mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
-Enzim tripsinogen: Menjadi tripsin, dan mengubah protein dan pepton menjadi tripsin dipeptida dan asam amino yang bisa diserap usus halus.

Kantong empedu berfungsi untuk menyimpan cairan empedu yang dihasilkan hati. Cairan empedu memiliki garam empu dan zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin). Garam empu bertugas untuk mengemulsi lemak, sedangkan empedu berfungsi untuk memberi warna kuning pada tinja dan urin.

Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan melibatkan enzim pencernaan. Enzim yang terdapat di dalam usus halus adalah sebagai berikut:
-Maltase: mengubah maltosa menjadi glukosa
-Laktase: mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa
-Sukrase: mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa
-Tripsin: mengubah pepton menjadi asam amino
-Enterokinasi: mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin

Sari makanan diserap saat mencapai akhir usus halus. Sisa makanan yang tidak diserap, perlahan-lahan akan bergerak menuju usus besar.


5. Usus Besar
Fungsi usus besar adalah untuk:
-Menyerap air dan mineral serta elektrolit
-Pembentukan vitamin K (dengan bantuan bakteri Escherichia coli)
-Tempat terjadinya proses pembusukan makanan menjadi kotoran (dengan bantuan bakteri Escherichia coli)
-Melakukan gerak peristaltik untuk mendorong tinja menuju anus.

Di usus besar terdapat usus buntu (aspendiks). Selain itu, usus besar menghasilkan lendir yang berfungsi untuk menyerap air dan elektrolit dari tinja. Saat di usus besar, isi usus berupa cairan, lalu menjadi padat saat sampai ke rektum. Terdapat bakteri di usus besar yang berfungsi untuk membantu penyerapan zat gizi. Beberapa penyakit dan antibiotik dapat menyebabkan gangguan pada bakteri-bakteri di usus besar sehingga menimbulkan iritasi sehingga kandungan air dan lendir pada tinja lebih banyak dan terjadilah diare. 


6. Rektum dan Anus
Rektum adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus. Biasanya rektum kosong, karena tinja disimpan di dalam kolon desendens. Jika kolon desendens penuh, maka tinja akan turun dan masuk rektum sehingga timbul keinginan untuk buang air besar. 

Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan. Sebagian anus terbentuk dari permukaan kulit. Terdapat cincin berotot (sfingterani) yang menjaga agar anus tetap tertutup.


====================================================================

C. Rangkuman Proses Pencernaan pada Manusia
  1. Makanan dihancurkan di dalam mulut menggunakan gigi dengan dibantu air liur.
  2. Makanan yang telah lebih halus akan didorong melewati kerongkongan dengan bantuan gerak peristaltik dan masuk ke dalam lambung.
  3. Di dalam lambung, makanan dicerna menjadi bentuk sederhana dengan bantuan enzim.
  4. Makanan yang telah halus sempurna tersebut kemudian masuk ke dalam usus halus untuk diserap sari-sarinya.
  5. Sisa penyerapan dari usus halus, kemudian masuk ke dalam usus besar untuk diserap airnya dan dibuang zat-zat sisanya.
  6. Sisa pencernaan kemudian dibuang melalui anus.


Sekian dulu rangkuman materi Muatan IPA untuk Kelas 5 SD, Tema 3, Subtema 1 tentang Organ Pencernaan pada Hewan dan Manusia. Semoga bermanfaat! 😁
Share:

Rabu, 25 September 2019

Daftar Adik-adik Peserta Belajar Bersama di Rumah Belajar Famili Karangsari

Kegiatan belajar bersama di Rumah Belajar Famili pertama kali diadakan pada akhir bulan Juni 2019. Adik pertama yang menjadi teman belajar saya adalah dik Nur Khayati adik dari teman semasa SD saya sendiri, yang baru naik ke kelas 6 dan bersekolah di SDN 1 Karangsari. SD almamater saya. 

Hingga September 2019, saat pos ini ditulis, terhitung ada 17 adik-adik yang belajar bersama saya di setiap minggunya. Ke-17 adik-adik tersebut terbagi ke dalam 2 kelompok: kelas besar dan privat, dengan rincian sebagai berikut.


Peserta Kelas Besar (Kelas 6 SD/MI)
·  Adilla Novi Andini   (SDN 1 Karangsari)
·  Desti Ariyanti           (SDN 1 Karangsari)
·  Hudroh Ramadhani   (SDN 1 Karangsari)
·  Intan Aulia Pratiwi    (SDN 1 Karangsari)
·  Nur Khayati              (SDN 1 Karangsari)
·  Rizal Setiawan          (SDN 1 Karangsari)
·  Dian Rizki Saputra   (SDN 2 Karangsari)
·  Ayu Majidah Laela        (MI Ma’arif Karangsari)
·  Nida Khansa Maghfira  (MI Ma’arif Karangsari)
·  Tsania Juliani                 (MI Ma’arif Karangsari)

Peserta Privat Kelas 6 SD/MI
·  Ayu Agustian Hartanti  (SDN 2 Karangsari)

Peserta Privat Kelas 5 SD/MI
·  Radittya Ananda           (SDN 2 Karangsari)
·  Syifa Khoirunnisa         (MIN Tanuraksan)

Peserta Privat Kelas 4 SD/MI
·  Aisyah Sakanti             (SDN 1 Tanuharjo)
·  Indra Winata                 (SDN 1 Tanuharjo)
·  Zeva Alfian Nugroho   (SDN 1 Tanuharjo)
·  Ismi Tauhid El Haqiqi  (SDN 1 Kebumen)

Ya, itu dia daftar adik-adik yang belajar bareng Mba Ani di Rumah Belajar Famili. Semoga dapat meningkatkan ilmu, wawasan, dan pengetahuan; dapat menambah silaturahmi dan kawan; serta mencintai pentingnya pendidikan. Aamiin.
Share:

Siapa sih Mba Ani?

Hai, adik-adik sekalian. Perkenalkan, saya Mba Ani. Mba Ani sebetulnya bukan seorang guru karena tidak pernah menempuh pendidikan guru selama berkuliah. Jadi, jangan panggil saya Bu Guru ya, hihihihi 😫😫😫. 

Kalau bukan Bu Guru, terus ngapain sih Mba Ani yang entah siapa ini tiba-tiba nekad untuk mengajari adik-adik SD/MI yang masih polos dan unyu ini? Justru, kepolosan dan keunyuan adik-adik sekalian inilah yang membuat Mba Ani penasaran dan ingin belajar bareng kalian semua. 

Mba Ani dulu adalah alumni SDN 1 Karangsari (Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa tengah) dan lulus tahun 2004. Nah, rasa rindu pada masa bersekolah di SD inilah yang menjadi salah satu alasan Mba Ani berkeinginan untuk dekat-dekat dengan adik-adik SD, walaupun Mba Ani sendiri tidak dapat disebut masih muda (iya, Mba Ani sudah hampir berkepala 3 nih, hehehe). Ya, bisa dibilang rasa cinta Mba Ani terhadap kampung halaman dan SD legendaris sangat tinggi deh. 

Usai menamatkan pendidikan tingkat dasarnya, Mba Ani melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 1 Kebumen dan alhamdulillah lulus tepat waktu pada tahun 2007. Saat SMP ini, Mba Ani sangat menyukai pelajaran Matematika dan Biologi semenjak bertemu dengan guru-guru inspiratif yang membuat Mba Ani jatuh cinta pada 2 mata pelajaran tersebut. Bahkan, sampai pernah bercita-cita menjadi seorang guru Matematika atau Biologi.

Setelah lulus SMP, sekolah Mba Ani cuma bergeser sedikit ke Barat di dekat alun-alun Kebumen, yaitu SMA Negeri 1 Kebumen. Mba Ani pun berhasil lulus tepat waktu, setelah berhasil melewati Ujian Nasional untuk jurusan IPA dengan nilai biasa saja pada tahun 2010. Selama menuntut ilmu di bangku SMA ini, Mba Ani sudah menyadari bahwa menjadi seorang guru memiliki tanggung jawab yang sangat berat. Profesi guru bukan hanya sebagai ladang penghasilan, tetapi juga: medan pertempuran dalam membasmi kebodohan, kebun inspirasi serta arena pementasan yang dilihat oleh seluruh anak didiknya di sekolah. Dengan tanggung jawab sebesar itu, Mba Ani di tahun 2009 - 2010, belumlah siap untuk menjadi seorang guru. Oleh karena itu, Mba Ani mengurungkan niatnya untuk menjadi seorang guru Matematika atau Biologi. Mba Ani pun memiliki cita-cita baru, yaitu menjadi seorang arsitek yang membuat Mba Ani mendaftar jurusan arsitektur di Universitas Indonesia.

Namun, Allah memberi rezeki yang berbeda dengan harapan Mba Ani. Meski Mba Ani berhasil diterima di Universitas Indonesia, tetapi Mba Ani tidak berhasil bersaing untuk memperebutkan kursi di pilihan pertama: jurusan arsitektur. Akhirnya, pada 8 Mei 2010, Allah memberi Mba Ani kesempatan untuk mencicipi bangku-bangku di jurusan yang fakultasnya serba ungu, yaitu jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (Kesmas FKM UI). Petualangan sebagai mahasiswa biasa saja di FKM UI pun membuahkan hasil yang biasa saja yang ditandai dengan berhasil lulusnya Mba Ani dan menyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat pada 22 Januari 2015. 

Selepas lulus kuliah, Mba Ani sempat bekerja sebagai asisten peneliti dan freelance researcher di beberapa lembaga penelitian kesehatan. Mba Ani memang terlalu berbeda dengan sarjana yang lainnya karena Mba Ani tidak menyukai bekerja di dalam ruangan kantor. Alih-alih bekerja di kantor, Mba Ani lebih sering menyelesaikan tugasnya dengan terjun ke lapangan langsung untuk mewawancarai masyarakat atau di dalam kamar kos untuk berkutat dengan laptop kesayangannya. 

Setelah 8 tahun lebih merantau di Depok-Jakarta (4,5 tahun kuliah dan 4 tahun bekerja), akhirnya Mba Ani memutuskan untuk pulang kampung ke Kebumen pada 30 Mei 2018. 

Untuk apa?

Untuk kabur dari hingar-bingar perkotaan dan kembali menjadi orang desa, berharap ada hal yang bisa membuatnya turut berkontribusi membangun kampung halaman, meski hanya sedikit aksi kecil. Enam bulan pertama sejak pulang, Mba Ani sedikit bantu-bantu seorang kawan di bidang pemberdayaan masyarakat melalui Heart of Spora, sebuah yayasan yang bertujuan untuk mengangkat derajat pengrajin anyaman pandan di Kebumen (tepatnya Dukuh Pandansari, Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar). 

Dan dari situlah Mba Ani menyadari bahwa berkontribusi dan bermanfaat untuk masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai cara sembari melakukan pekerjaan utama, sesuai pepatah "Sambil menyelam minum air". Akhirnya, terbersit sebuah ide "halu" untuk menemani adik-adik SD/MI belajar, sesuai dengan cita-cita saat duduk di bangku SMP dulu, menjadi seorang "guru", yah guru-guruan karena Mba Ani tidak pernah mempelajari apa yang seharusnya seorang guru SD pelajari.

Sebuah tantangan yang sangat besar sebetulnya dan masih sangat jauh dari baik dalam menemani adik-adik ini belajar. Namun, Mba Ani akan terus berusaha agar dapat menemani kalian belajar, bukan mengajari, tetapi belajar bersama, memecahkan solusi bersama-sama dan bahagia bersama. Aamiin.

Sekian dari Mba Ani. Akhir kata: JANGAN KALAH DENGAN ZONASI!!!
Share:

Selasa, 24 September 2019

Buku Tematik SD/MI Kelas 6 untuk Guru (Download Gratis)

Buku Tematik Kelas 6 Tema 1-9 ini sudah dirancang berdasarkan kurikulum 2013, di mana siswa dituntut untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara utuh. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, ketiga bidang tersebut dipadukan melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Buku K13 Kelas 6 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.Buku K13 Kelas 6 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.

Daftar Buku Tematik Kelas 6 Tema 1-9 untuk Guru


[Downlod] Tema 1: Selamatkan Makhluk Hidup
Subtema 1: Tumbuhan Sahabtku
Subtema 2: Hewan Sahabatku
Subtema 3: Ayo, Selamatkan Hewan dan Tumbuhan!

[Downlod] Tema 2: Persatuan dalam Perbedaan
Subtema 1: Rukun dalam Perbedaan
Subtema 2: Bekerja Sama Mencapai Tujuan
Subtema 3: Bersatu Kita Teguh

[Downlod] Tema 3: Tokoh dan Penemuan
Subtema 1: Penemu yang Mengubah Dunia
Subtema 2: Penemuan dan Manfaatnya
Subtema 3: Ayo Menjadi Penemu!

[Downlod] Tema 4: Globalisasi
Subtema 1: Globalisasi di Sekitarku
Subtema 2: Globalisasi dan Manfaatnya
Subtema 3: Globalisasi dan Cinta Tanah Air

[Downlod] Tema 5: Wirausaha
Subtema 1: Kerja Keras Berbuah Kesuksesan
Subtema 2: Usaha di Sekitarmu
Subtema 3: Ayo Belajar Berwirausaha!

[Downlod] Tema 6: Menuju Masyarakat Sejahtera
Subtema 1: Masyarakat Peduli Lingkungan
Subtema 2: Membangun Masyarakat Sejahtera
Subtema 3: Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat

[Downlod] Tema 7: Kepemimpinan
Subtema 1: Pemimpin di Sekitarku
Subtema 2: Pemimpin Idolaku
Subtema 3: Ayo Memimpin!

[Downlod] Tema 8: Bumiku
Subtema 1: Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya
Subtema 2: Bumiku dan Musimnya
Subtema 3: Bumi, Matahari, dan Bulan

[Downlod] Tema 9: Menjelajah Ruang Angkasa
Subtema 1: Keteraturan yang Menakjubkan
Subtema 2: Benda Angkasa Luar dan Rahasianya
Subtema 3: Tokoh Penjelajah Angkasa


Demikian informasi mengenai Buku Kelas 6 Tema 1-9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa Mba Ani sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan buku versi digital.
Share:

Buku Tematik SD/MI Kelas 5 untuk Guru (Download Gratis)

Buku Tematik Kelas 5 Tema 1-9 ini sudah dirancang berdasarkan kurikulum 2013, di mana siswa dituntut untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara utuh. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, ketiga bidang tersebut dipadukan melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Buku K13 Kelas 5 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.Buku K13 Kelas 5 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.

Daftar Buku Tematik Kelas 5 Tema 1-9 untuk Guru


[Downlod] Tema 1: Organ Gerak Hewan dan Tumbuhan
Subtema 1: Organ Gerak Hewan dan Manusia
Subtema 2: Manusia dan Lingkungan
Subtema 3: Lingkungan dan Manfaatnya

[Downlod] Tema 2: Udara Bersih bagi Kesehatan
Subtema 1: Cara Tubuh Mengelola Udara
Subtema 2: Pentingnya Udara Bersih bagi Pernapasan
Subtema 3: Memelihara Organ Pernapasan Manusia

[Downlod] Tema 3: Makanan Sehat
Subtema 1: Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan
Subtema 2: Pentingnya Makanan Sehat bagi Tubuh
Subtema 3: Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Sehat

[Downlod] Tema 4: Sehat itu Penting
Subtema 1: Peredaran Darahku Sehat
Subtema 2: Gangguan Kesehatan pada Peredaran Darah
Subtema 3: Cara Memelihara Organ Peredaran Darah Manusia

[Downlod] Tema 5: Ekosistem
Subtema 1: Komponen Ekosistem
Subtema 2: Hubungan Antarmakhluk Hidup dalam Ekosistem
Subtema 3: Keseimbangan Ekosistem

[Downlod] Tema 6: Panas dan Perpindahannya
Subtema 1: Suhu dan Kalor
Subtema 2: Perpindahan Kalor di Sekitar Kita
Subtema 3: Pengaruh Kalor Terhadap Kehidupan

[Downlod] Tema 7: Peristiwa dalam Kehidupan
Subtema 1: Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan
Subtema 2: Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan
Subtema 3: Peristiwa Mengisi Kemerdekaan

[Downlod] Tema 8: Lingkungan Sahabat Kita
Subtema 1: Manusia dan Lingkungan
Subtema 2: Perubahan Lingkungan
Subtema 3: Usaha Pelestarian Lingkungan

[Downlod] Tema 9: Benda-benda di Sekitar Kita
Subtema 1: Benda Tunggal dan Campuran
Subtema 2: Benda dalam Kegiatan Ekonomi
Subtema 3: Manusia dan Benda di Lingkungannya

Demikian informasi mengenai Buku Kelas 5 Tema 1-9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa Mba Ani sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan buku versi digital.

LIHAT JUGA: Buku Tematik SD/MI Kelas 5 Untuk Siswa
Share:

Buku Tematik SD/MI Kelas 4 untuk Guru (Download Gratis)

Buku Tematik Kelas 4 Tema 1-9 ini sudah dirancang berdasarkan kurikulum 2013, di mana siswa dituntut untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara utuh. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, ketiga bidang tersebut dipadukan melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Buku K13 Kelas 4 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah. Buku K13 Kelas 4 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.

Daftar Buku Tematik Kelas 4 Tema 1-9 untuk Guru



[Downlod] Tema 1: Indahnya Kebersamaan 
 Subtema 1: Keberagaman Budaya Bangsaku
 Subtema 2: Kebersamaan dalam Keberagaman
 Subtema 3: Bersyukur atas Keberagaman

[Downlod] Tema 2: Selalu Berhemat Energi 
Subtema 1: Sumber Energi
Subtema 2: Manfaat Energi
Subtema 3: Energi Alternatif

[Downlod] Tema 3: Peduli Terhadap Makhluk Hidup 
Subtema 1: Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku
Subtema 2: Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku
Subtema 3: Ayo, Cintai Lingkungan!

[Downlod] Tema 4: Berbagai Pekerjaan 
Subtema 1: Jenis-jenis Pekerjaan
Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku
Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku

[Downlod] Tema 5: Pahlawanku

Subtema 1: Pahlawanku
Subtema 2: Pahlawanku Kebanggaanku
Subtema 3: Sikap Kepahlawanan

[Downlod] Tema 6: Cita-citaku 

Subtema 1: Cita-citaku
Subtema 2: Hebatknya Cita-citaku
Subtema 3: Giat Berusaha Meraih Cita-cita

[Downlod] Tema 7: Indahnya Keragaman di Negeriku 

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku
Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku
Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku

[Downlod] Tema 8: Daerah Tempat Tinggalku 

Subtema 1: Daerah Tempat Tinggalku
Subtema 2: Keunikan Daerah Tempat Tinggalku
Subtema 3: Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku

[Downlod] Tema 9: Kayanya Negeriku 
Subtema 1: Kekayaan Sumber Energi di Indonesia
Subtema 2: Pemanfaatan Kekayaan Alam di Indonesia
Subtema 3: Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia


Demikian informasi mengenai Buku Kelas 4 Tema 1-9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa Mba Ani sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan buku versi digital.

LIHAT JUGA: Buku Tematik SD/MI Kelas 4 untuk Siswa
Share:

Senin, 23 September 2019

Buku Tematik SD/MI Kelas 6 untuk Siswa (Download Gratis)

Buku Tematik Kelas 6 Tema 1-9 ini sudah dirancang berdasarkan kurikulum 2013, di mana siswa dituntut untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara utuh. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, ketiga bidang tersebut dipadukan melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Buku K13 Kelas 6 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.Buku K13 Kelas 6 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.

Daftar Buku Tematik Kelas 6 Tema 1-9 untuk Siswa


[Downlod] Tema 1: Selamatkan Makhluk Hidup
Subtema 1: Tumbuhan Sahabtku
Subtema 2: Hewan Sahabatku
Subtema 3: Ayo, Selamatkan Hewan dan Tumbuhan!

[Downlod] Tema 2: Persatuan dalam Perbedaan
Subtema 1: Rukun dalam Perbedaan
Subtema 2: Bekerja Sama Mencapai Tujuan
Subtema 3: Bersatu Kita Teguh

[Downlod] Tema 3: Tokoh dan Penemuan
Subtema 1: Penemu yang Mengubah Dunia
Subtema 2: Penemuan dan Manfaatnya
Subtema 3: Ayo Menjadi Penemu!

[Downlod] Tema 4: Globalisasi
Subtema 1: Globalisasi di Sekitarku
Subtema 2: Globalisasi dan Manfaatnya
Subtema 3: Globalisasi dan Cinta Tanah Air

[Downlod] Tema 5: Wirausaha
Subtema 1: Kerja Keras Berbuah Kesuksesan
Subtema 2: Usaha di Sekitarmu
Subtema 3: Ayo Belajar Berwirausaha!

[Downlod] Tema 6: Menuju Masyarakat Sejahtera
Subtema 1: Masyarakat Peduli Lingkungan
Subtema 2: Membangun Masyarakat Sejahtera
Subtema 3: Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat

[Downlod] Tema 7: Kepemimpinan
Subtema 1: Pemimpin di Sekitarku
Subtema 2: Pemimpin Idolaku
Subtema 3: Ayo Memimpin!

[Downlod] Tema 8: Bumiku
Subtema 1: Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya
Subtema 2: Bumiku dan Musimnya
Subtema 3: Bumi, Matahari, dan Bulan

[Downlod] Tema 9: Menjelajah Ruang Angkasa
Subtema 1: Keteraturan yang Menakjubkan
Subtema 2: Benda Angkasa Luar dan Rahasianya
Subtema 3: Tokoh Penjelajah Angkasa


Demikian informasi mengenai Buku Kelas 6 Tema 1-9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa Mba Ani sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan buku versi digital.

LIHAT JUGA: Buku Tematik SD/MI Kelas 6 Untuk Guru
Share:

Buku Tematik SD/MI Kelas 5 untuk Siswa (Download Gratis)

Buku Tematik Kelas 5 Tema 1-9 ini sudah dirancang berdasarkan kurikulum 2013, di mana siswa dituntut untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara utuh. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, ketiga bidang tersebut dipadukan melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Buku K13 Kelas 5 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.Buku K13 Kelas 5 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.

Daftar Buku Tematik Kelas 5 Tema 1-9 untuk Siswa


[Downlod] Tema 1: Organ Gerak Hewan dan Tumbuhan
Subtema 1: Organ Gerak Hewan dan Manusia
Subtema 2: Manusia dan Lingkungan
Subtema 3: Lingkungan dan Manfaatnya

[Downlod] Tema 2: Udara Bersih bagi Kesehatan
Subtema 1: Cara Tubuh Mengelola Udara
Subtema 2: Pentingnya Udara Bersih bagi Pernapasan
Subtema 3: Memelihara Organ Pernapasan Manusia

[Downlod] Tema 3: Makanan Sehat
Subtema 1: Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan
Subtema 2: Pentingnya Makanan Sehat bagi Tubuh
Subtema 3: Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Sehat

[Downlod] Tema 4: Sehat itu Penting
Subtema 1: Peredaran Darahku Sehat
Subtema 2: Gangguan Kesehatan pada Peredaran Darah
Subtema 3: Cara Memelihara Organ Peredaran Darah Manusia

[Downlod] Tema 5: Ekosistem
Subtema 1: Komponen Ekosistem
Subtema 2: Hubungan Antarmakhluk Hidup dalam Ekosistem
Subtema 3: Keseimbangan Ekosistem

[Downlod] Tema 6: Panas dan Perpindahannya
Subtema 1: Suhu dan Kalor
Subtema 2: Perpindahan Kalor di Sekitar Kita
Subtema 3: Pengaruh Kalor Terhadap Kehidupan

[Downlod] Tema 7: Peristiwa dalam Kehidupan
Subtema 1: Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan
Subtema 2: Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan
Subtema 3: Peristiwa Mengisi Kemerdekaan

[Downlod] Tema 8: Lingkungan Sahabat Kita
Subtema 1: Manusia dan Lingkungan
Subtema 2: Perubahan Lingkungan
Subtema 3: Usaha Pelestarian Lingkungan

[Downlod] Tema 9: Benda-benda di Sekitar Kita
Subtema 1: Benda Tunggal dan Campuran
Subtema 2: Benda dalam Kegiatan Ekonomi
Subtema 3: Manusia dan Benda di Lingkungannya

Demikian informasi mengenai Buku Kelas 5 Tema 1-9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa Mba Ani sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan buku versi digital.

LIHAT JUGA: Buku Tematik SD/MI Kelas 5 Untuk Guru
Share:

Buku Tematik SD/MI Kelas 4 untuk Siswa (Download Gratis)

Buku Tematik Kelas 4 Tema 1-9 ini sudah dirancang berdasarkan kurikulum 2013, di mana siswa dituntut untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara utuh. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, ketiga bidang tersebut dipadukan melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Buku K13 Kelas 4 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah. Buku K13 Kelas 4 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.

Daftar Buku Tematik Kelas 4 Tema 1-9 untuk Siswa



[Downlod] Tema 1: Indahnya Kebersamaan 
 Subtema 1: Keberagaman Budaya Bangsaku
 Subtema 2: Kebersamaan dalam Keberagaman
 Subtema 3: Bersyukur atas Keberagaman

[Downlod] Tema 2: Selalu Berhemat Energi 
Subtema 1: Sumber Energi
Subtema 2: Manfaat Energi
Subtema 3: Energi Alternatif

[Downlod] Tema 3: Peduli Terhadap Makhluk Hidup 
Subtema 1: Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku
Subtema 2: Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku
Subtema 3: Ayo, Cintai Lingkungan!

[Downlod] Tema 4: Berbagai Pekerjaan 
Subtema 1: Jenis-jenis Pekerjaan
Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku
Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku

[Downlod] Tema 5: Pahlawanku

Subtema 1: Pahlawanku
Subtema 2: Pahlawanku Kebanggaanku
Subtema 3: Sikap Kepahlawanan

[Downlod] Tema 6: Cita-citaku 

Subtema 1: Cita-citaku
Subtema 2: Hebatknya Cita-citaku
Subtema 3: Giat Berusaha Meraih Cita-cita

[Downlod] Tema 7: Indahnya Keragaman di Negeriku 

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku
Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku
Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku

[Downlod] Tema 8: Daerah Tempat Tinggalku 

Subtema 1: Daerah Tempat Tinggalku
Subtema 2: Keunikan Daerah Tempat Tinggalku
Subtema 3: Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku

[Downlod] Tema 9: Kayanya Negeriku 
Subtema 1: Kekayaan Sumber Energi di Indonesia
Subtema 2: Pemanfaatan Kekayaan Alam di Indonesia
Subtema 3: Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia


Demikian informasi mengenai Buku Kelas 4 Tema 1-9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa Mba Ani sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan buku versi digital.

LIHAT JUGA: Buku Tematik SD/MI Kelas 4 Untuk Guru
Share:

Kamis, 07 Juni 2012

Puskesmas Depok Jaya


TUGAS
MATA KULIAH KESEHATAN IBU DAN ANAK
Laporan Hasil Wawancara dan Pengamatan terhadap Puskesmas Depok Jaya






oleh
Anifatun Mu’asyaroh
1006668014
Kelas KIA, Ibu Evi Martha
(Jumat pukul 08.00-09.40, Aula A)



Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
Oktober 2011



Laporan Hasil Wawancara dan Pengamatan terhadap Puskesmas Depok Jaya

Hari/Tanggal Wawancara  : Jumat, 30 September 2011
Pukul                                 : 08.50 WIB
Tempat                               : Puskesmas Depok Jaya, Beji, Depok
Narasumber                       : Ibu Dr. Yani Nuryani selaku Kepala Puskesmas Depok Jaya
Riwayat Narasumber         : -  Puskesmas Kalimulya sebagai staff (1992-1994)
-     Puskesmas Pancoran Mas sebagai staff (1994-2005)
-     Puskesmas Sawangan sebagai staff (2005-2010)
-    Puskesmas Depok Jaya sebagai kepala puskesmas (2010-sekarang)
                                          
Laporan ini berisi resume hasil wawancara kepala dan mengamati kinerja Puskesmas Depok Jaya pada hari Jumat, 30 September 2011 yang cenderung berlangsung sama di hari-hari lain.

A.  Pengertian Puskesmas
Pengertian puskesmas berdasarkan keterangan yang sudah disampaikan oleh Dr. Yani adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pemberian layanan kesehatan di suatu wilayah kerja.

B.  Cakupan Wilayah Kerja Puskesmas Depok Jaya
Setiap puskesmas mempunyai wilayah kerjanya masing-masing yang sudah terbagi-bagi banyak porsi wilayahnya dan biasanya mencakup beberapa RW. Misalnya, Puskesmas Depok Jaya ini mempunyai wilayah kerja yang berbeda dengan Puskesmas Mampang. Puskesmas Depok Jaya mempunyai cakupan wilayah kerja sebanyak 14 RW sedangkan Puskesmas Mampang sebanyak 15 RW. Meski demikian, kedua puskesmas tersebut berada di bawah naungan Puskesmas Pancoran Mas.

C.  Visi dan Misi Puskesmas Depok Jaya
Puskesmas Depok Jaya beserta jajarannya telah menyelanggarakan berbagai upaya kesehatan di wilayah tersebut. Dalam pelaksanaannya, Puskesmas ini mempunyai visi dan misi yang belum pernah diubah sejak awal berdiri, sebagai berikut:
-       Visi
     Masyarakat sehat sejahtera melalui peran puskesmas dalam memberikan pelayanan yang bermutu, terjangkau, efektif, dan responsif.
-       Misi
1. Memberikan pelayanan secara menyeluruh, merata, terpadu serta berorientasi kepada kepuasan masyarakat.
2. Mengupayakan kemandirian masyarakat dalam melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS).
3. Memberikan respon secara cepat dan tepat terhadap penyakit menular dan penyakit berbasis lingkungan.
4.   Memberdayakan seluruh potensi yang ada.

D.  Struktur Puskesmas Depok Jaya
Terkait dengan poin ke-4 pada misi tersebut, Puskesmas Depok Jaya, dalam keterbatasan jumlah tenaga medis yang terdapat di sana, selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pasien. Hal ini dilakukan dengan cara memberdayakan seluruh potensi tenaga medis tersebut dan membaginya ke dalam unit-unit yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan jumlah tenaga medisnya. Hal di atas dapat dilihat dalam susunan atau struktur Puskesmas Depok Jaya di bawah ini.






Adanya sedikit keterbatasan tenaga atau sumber daya manusia di Puskesmas Depok Jaya menyebabkan ada beberapa unit yang ditangani oleh satu orang yang sama. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya kekurangan jenis pelayanan yang diberikan atau didapatkan oleh pasien puskesmas. Jadi, meskipun harus ada tugas ganda, para tenaga meds dan kesehatan di sana rela untuk melakukannya demi terlaksananya pelayanan kesehatan yang memadai untuk warga.

E.  Bentuk Pelayanan di Puskesmas Depok Jaya
Bentuk pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Depok Jaya mencakup pelayanan di dalam gedung dan di luar gedung.
1. Pelayanan di dalam gedung berupa pelayanan yang biasa kita lihat atau kita alami saat berobat di puskesmas, yaitu berupa pemeriksaan, konsultasi, dll.
2.   Pelayanan di luar gedung itu sendiri dapat berupa penyuluhan terhadap warga, posyandu yang bahkan bisa melayani setiap hari, poswindu untuk para lansia, dll. Khusus untuk pelayanan di luar gedung ini, tempat atau lokasi pelayanan tidak stag di sekitar puskesmas atau oleh staff puskesmas saja. Namun, ada petugas kesehatan lain nonstaff puskesmas yang bertanggung jawab untuk setiap kegiatan.
Puskesmas dan jajarannya bertugas sebagai pengawas dan pengatur. Jadi, untuk pelayanan kesehatan di luar gedung, petugas dapat mengumpulkan pasien-pasien di suatu tempat lalu memberi penyuluhan kepada mereka atau mendatangi pasien tersebut ke rumah mereka satu per satu lalau memberikan pendekatan intrapersonal.
Adapun pelayanan yang dimaksud di atas terbagi menjadi dua kategori, yaitu kategori Kegiatan Wajib/Pokok dan kategori Kegiatan Tambahan/Pengembangan.
Kegiatan Pokok/Wajib, ada 6:
Kegiatan Tambahan/Pengembangan, ada 9:
1.  Upaya promosi kesehatan
2.  Upaya Kesehatan lingkungan
3.  Upaya KIA dan KB
4.  Upaya perbaikan gizi masyarakat
5.  Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
6.  Upaya pengobatan
1. Upaya kesehatan sekolah
2.  Upaya kesehatan olahraga
3.  Upaya perawatan kesehatan masyarakat
4.  Upaya kesehatan kerja
5.  Upaya kesehatan gigi dan mulut
6.  Upaya kesehatan jiwa
7.  Upaya kesehatan mata
8.  Upaya kesehatan usia lanjut
9. Upaya tradisional
Setiap kegiatan pelayanan di atas mempunyai satu orang yang bertanggung jawab sehingga tidak ada kegiatan yang terbengkalai atau tidak terurus.
Di puskesmas yang kami kunjungi ini, belum ada pelayanan rawat inap. Pelayanan rawat inap masih baru disediakan di puskesmas-puskesmas besar atau puskesmas pusat, seperti: Puskesmas Sukma Jaya dan Puskesmas Cimanggis. Oleh karena itu, pelayanan di puskesmas Depok Jaya masih sebatas rawat jalan bagi pasien.

F.   Ruangan di Puskesmas Depok Jaya
Di Puskesmas Depok Jaya, terdapat kurang lebih 12 ruangan yang tiap ruangan memiliki fungsi berbeda. Berikut ini adalah daftar ruangan yang terdapat di dalam puskesmas ini (nomor ruangan tidak urut):
1.     Ruang Imunisasi
Ruangan ini digunakan sebagai tempat mengimunisasi para balita.
2.     Ruang Poli Gigi
Ruangan ini berada di pojok ruangan. Di sini ada 2 dokter gigi yang memberikan pelayanan terhadap pasien yang mempunyai permasalahan dengan gigi dan mulut. Ruangan ini sebagai sarana untuk merealisasikan salah satu kegiatan pengembangan puskesmas yaitu upaya kesehatan gigi dan mulut.
3.      Ruang KIA (Poli Reproduksi, Poli KIA)
Seperti di Poli Gigi, Poli ini ditangani oleh 2 dokter atau tenaga medis wanita. Ruangan ini merupakan pusat kegiatan Posyandu apabila pasien tidak sempat datang ke Posyandu desa; konsultasi dan pemeriksaan ibu hamil; konsultasi dan pemeriksaan anak serta kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan ibu dan anak. Di daerah tersebut sudah sangat sedikit warga yang mempergunakan jasa dukun bayi, bahkan bisa dikatakan hamper tidak ada. Oleh karena itu pelayanan untuk KIA di desa/wilayah sekitar Puskesmas Depok Jaya benar-benar terpusat pada puskesmas tersebut dan kegiatan-kegiatan kesehatan lain di luar puskesmas yang dilakukan di bawah kontrol puskesmas, seperti Posyandu dan Poswindu.
4.      Laboratorium
Laboratorium seperti yang sudah kita ketahui digunakan sebagai tempat untuk meneliti berbagai hal yang digunakan dalam proses pemeriksaan untuk menentukan diagnosa dini. Hal-hal tersebut seperti cek darah, dll. Namun, dikarenakan sedikit keterbatasan fasilitas di puskesamas fungsi laboratorium belum semaksimal fungsi laboratorium di rumah sakit.
5.      Ruang Klinik TB/Paru
Dilihat dari namanya, sudah jelas sekali ruangan ini digunakan untuk menangani pasien spesialisasi penyakit TB/Paru. Namun, ruangan ini sebatas sebagai ruang pemeriksaan terhadap pasien.
6.      Ruang Vaksin
Ruang  vaksin merupakan gudang dari segala vaksin-vaksin yang digunakan untuk imunisasi atau vaksinasi. Di dalamnya terdapat alat-alat vaksinasi, seperti jarum suntik, obat-obat cair, vaksin dan merupakan ruangan yang sangat tertutup serta hanya boleh dimasuki oleh petugas.
7.      Ruang Poli Umum
Poli Umum digunakan sebagai ruang pemeriksaan tahap awal. Pasien penyakit umum akan diperiksa di ruangan ini. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya penyakit baru atau perlu dilakukan tindakan, maka pasien akan dirujuk ke ruangan yang sesuai, misalnya ke ruang Klinik TB/Paru atau ke ruang tindakan.
8.      Ruang Tata Usaha
Ruangan ini digunakan sebagai tempat untuk mengatur segala urusan keadministrasian puskesmas. Di sana terdapat data-data mengenai jumlah pasien dan perkembangannya dari waktu ke waktu, keuangan puskesmas, dan rekaman segala kegiatan sehari-hari yang ada di puskesmas
9.      Ruang Tindakan
Ruang tindakan adalah ruang yang dituju untuk melakukan pertolongan pertama untuk pasien. Di dalam ruangan ini, pasien akan diberikan tindakan entah itu berupa pemeriksaan lebih lanjut setelah dirujuk dari poli umum, penanganan lebih lanjut terhadap luka fisik yang segera membutuhkan tindakan, atau tindakan-tindakan penyelamatan pertama bagi pasien kecelakaan, dll.
10.   Ruang Obat
Ruangan ini merupakan tempat penyimpanan obat. Obat-obat yang sudah didapatkan dari Dinkes untuk selanjutnya akan disimpan di dalam ruangan ini. Jumlah obat-obat tersebut disesuaikan dengan penyakit yang lebih sering muncul di dalam warga.
11.   Ruang Poli Anak
Hampir sama seperti poli KIA, hanya saja di sini terfokus untuk melayani penyakit-penyakit anak.
12.   Ruang Klinik Gizi dan Kesling

G. Mekanisme Pelayanan Puskesmas Depok Jaya

Mekanisme pelayanan di Puskesmas Depok Jaya cenderung sama dengan puskesmas-puskesmas lain. Secara garis besar, alur pelayanan di Puskesmas Depok Jaya adalah sebagai berikut:
  

Pelayanan diawali dengan pendaftaran di loket pendaftaran. Untuk poli umum biaya pendaftaran sebesar Rp. 2.000,00. Namun, untuk poli khusus, seperti poli gigi dan TB, dikenakan biaya tambahan sebagai pengganti biaya tindakan. Khusus untuk pemakai kartu askes atau jamkesmas, pasien tidak perlu membayar pada saat melakukan pendaftaran.
Setelah itu, pasien akan mengantre untuk dipanggil ke ruangan pemeriksaan untuk diperiksa dan mengetahui diagnosa dini terhadap pasien. Apabila diperlukan tindakan segera maka pasien akan dirujuk ke ruangan tindakan untuk segera menangani permasalahan kesehatan tersebut. Selanjutnya, pasien akan diberi resep untuk ditebus di ruang obat. Setelah itu pasien dapat pulang.

H.    Kondisi Operasional di Puskesmas Depok Jaya
Di atas sudah disebutkan bahwa Puskesmas Depok Jaya merupakan puskesmas “anakan” dari Puskesmas Pancoran Mas, sedangkan Puskesmas Pancoran Mas sendiri bertanggung jawab kepada Dinas Kesehatan. Dinas Kesehatan di sini disebut Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) sedangkan puskesmas disebut sebagai Unit Pelaksana Fungsional. Jadi, Dinkes yang bertanggung jawab terhadap teknis, sedangkan puskesmas berperan sebagai lembaga fungsional yang member pelayanan langsung kepada masyarakat.
Seperti halya tempat pelayanan kesehatan milik negara yang lain, puskesmas menerima adanya pasien jamkesmas, jamkesda dan askes tanpa memberlakukan pelayanan berbeda. Jamkesmas telah didistribusikan kepada warga setempat sejak dikeluarkan. Namun, terdapat kendala pada pendistribusian sehingga ada warga yang tidak mendapatkan Jamkesmas tersebut. Solusi untuk kondisi ini adalah adanya pengalihan kepada Jamkesda perallihan dengan syarat persetujuan dari RT dan RW serta telah diverivikasi oleh puskesmas dengan observasi lapangan.
Dalam hal operasional, kendala sering muncul lebih diakibatkan oleh adanya keterlambatan turunnya kucuran dana dari pemerintah mengenai penggantian dana Jamkesma. Bahkan, hingga bulan September kemarin, pemerintah belum menurunkan dana penggantian untuk bulan Juli. Namun, Dr. Yani mengklaim bahwa hal ini sudah menjadi suatu hal yang biasa terjadi. Untuk menangani keterlambatan itu, puskesmas mengakalainya dengan cara menalangi dana pengobatan dengan dana pribadi puskesmas. Untuk pendistribusian obat, puskesmas tersebut tidak mengalami kendala berarti. Pesanan obat ke Dinkes datang dan diberikan sesuai pesanan puskesmas sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

I.     Kesadaran Warga Sekitar terhadap Pentingnya Puskesmas
Dari sekitar 200 orang pasien yang datang ke puskesmas di setiap harinya, sebagian besar di antaranya merupakan pasien poli umum, disusul oleh pasien KIA. Hal ini mencerminkan bahwa warga sudah sadar akan pentingnya KIA. Dr. Yani juga mengatakan bahwa sudah tidak ada lagi warga sekitar yang menggunakan jasa dukun dalam persalinan, meskipun di sekitar wilayah itu masih ada dukun bayi. Pelayanan KIA yang diberikan di puskesmas sama seperti yang diberikan dalam posyandu pada umumnya, meliputi imunisasi, penimbangan serta pemeriksaan anak dan balita.
Upaya pengembangan untuk masyarakat yang telah dilakukan oleh puskesmas adalah upaya SIAGA. Masyarakat setempat pada umumnya sudah menyadari pentingnya kesehatan dan sangat aktif untuk meningkatkan kualitas kesehatan di sana. Hal ini dibuktikan dengan perolehan penghargaan dan/atau juara yang tak jarang mereka capai sebagai Desa Siaga di Depok. Penghargaan yang diperoleh warga merupakan contoh keberhasilan pola pengorganisasian dan pengembangan masyarakat yang dapat diterima dan diterapkan dalam masyarakat.
Meski, Harapan dari Dr. Yani sendiri sebagai orang yang berkecimpung di dunia kesehatan, masyarakat lebih mengenali fungsi dari puskesmas dan kesehatan masyarakat sehingga pelayanan kesehatan yang disediakan oleh Puskesmas Depok Jaya dapat tercipta secara optimal dan maksimal. Terlebih fasilitas dan tenaga medis yang tersedia di puskesmas tersebut dapat dipastikan sudah cukup memadai.
Share:

Postingan Populer