Blog-nya Mba Ani yang berisi: "Rangkuman Materi, Soal Latihan, dan Pendalaman Materi SD (Kurikulum 2013)"

Minggu, 29 September 2019

Contoh Soal USBN SD/MI K.13 Matematika (1)


Latian Soal Matematika USBN SD/MI



1.    Hasil dari 12.679 + 1.337 – 3.948 + 19.256 = …
A.    29.224
B.     29.324

C.     29.424
D.    30.324

2. Di perpustakaan sekolah terdapat 24 rak buku. Setiap rak berisi 85 buku. Buku-buku tersebut dikelompokkan dalam kategori komik, ensiklopedia, novel, cerpen, agama, dan majalah. Berapa banyak buku dalam setiap kategori, bila jumlah buku untuk setiap kategori sama banyak?
A.    2.040 buku
B.     1.040 buku
C.     340 buku
D.    34 buku

3.    Hasil 4.896 : (-16) x (-29) = …
A.    8.874
B.     1.044
C.     -1.044
D.    -8.874

4. Anisa melakukan percobaan perubahan suhu. Ia menyiapkan segelas air bersuhu 13°C. Selanjutnya ke dalam air tersebut dimasukkan es batu, sehingga suhu air turun 19°C. Kemudian segelas air tersebut dibiarkan di tempat terbuka. Selama di tempat terbuka, suhu air naik rata-rata 3°C setiap 4 menit. Suhu air setelah dibiarkan di tempat terbuka selama 12 menit adalah…
A.    -6°C
B.     -3°C
C.     3°C
D.    13°C

5.    Hasil  dari operasi hitung di bawah ini adalah...
     
A.    4.849
B.     4.848
C.     529
D.    528

6.    Pada permainan clap of seven yang diikuti oleh 30 siswa kelas VI, terdapat aturan sebagai berikut:
- Seluruh siswa membentuk lingkaran dan guru berada di tengah lingkaran.
- Guru menunjuk seorang siswa untuk mendapat giliran pertama.
- Siswa yang ditunjuk mengucapkan angka yang diminta guru, lalu diikuti siswa di sebelah kanannya dengan mengucapkan angka berikutnya, begitu seterusnya berputar sesuai lingkaran.
- Siswa yang mendapat giliran mengucapkan angka 7 dan kelipatannya, tidak boleh mengucapkan angkanya, tetapi diwajibkan bertepuk tangan.
Sebagai contoh: angka pertama yang diminta adalah angka 7. Maka, siswa yang pertama ditunjuk tidak boleh mengucapkan angka 7, tetapi diganti dengan bertepuk tangan 1 kali. Polanya adalah seperti ini:
Tepuk – 8 – 9 – 10 – 11 – 12 – 13 – Tepuk – 15 – 16 – 17 – 18 – 19 – 20 – Tepuk – 22 – dst.
Andi bertepuk tangan setelah ditunjuk oleh guru sebagai siswa pertama yang mengucapkan angka 21. Sedangkan Roni berada pada urutan ke dua puluh delapan, angka yang seharusnya diucapkan oleh Roni adalah…. dan seharusnya dia ….
A.    28, bertepuk tangan
B.    28, tidak bertepuk tangan
C.     49, bertepuk tangan
D.    49, tidak bertepuk tangan

7.    FPB dari 72, 84, dan 96 adalah…
A.    12
B.     24
C.     32
D.    36

8.    Urutan bilangan berikut dari yang terbesar adalah…






Kunci Jawaban dan Pembahasan:

1). 12.679 + 1.337 – 3.948 + 19.256 
      = (12.679 + 1.337 + 19.256) – 3.948 
      = 33.272 – 3.948 
      = 29.324 (Jawaban: B)


2). Jumlah rak = 24 rak
     Jumlah buku dalam tiap rak = 85 buku
     Jumlah semua buku dalam 24 rak = 24 x 85 buku = 2.040 buku
     Jumlah kategori buku = 6 (komik, ensiklopedia, novel, cerpen, agama, dan majalah)
     Jumlah buku di setiap kategori
     = Jumlah semua buku : Jumlah kategori 
     = 2.040 buku : 6 kategori = 340 buku/kategori (Jawaban: C)


3). 4.896 : (-16) x (-29) = (4.896 : (-16)) x (-29)
     = (-304) x (-29)
     = 8.874  (Jawaban: A)


4). Suhu mula-mula = 13°C
     Suhu turun          = -19°C
     Suhu naik            = 3°C setiap 4 menit
     Jumlah kenaikan suhu setelah 12 menit = 3°C x (12 : 4) =3°C x 3 = 9°C
     Besar suhu akhir setelah 12 menit
     = 13 - 19 + 9
     = (-6) + 9
     = 3°C    (Jawaban: C)


5).   
     = 5.184 + (42 : 6) - 343
     = 5.184 + 7 - 343
     = 4.848 (Jawaban: B)


6). Angka awal menghitung Andi = 21
     Jarak/urutan menghitung Roni = 28
     Angka yang akan sampai ke Roni = 21 +28 = 49
     Karena 49 merupakan kelipatan dari 7, maka Roni harus bertepuk tangan.
     (Jawaban: C)


7). Faktor dari 72: 1, 2, 3, 4, 6, 8, 9, 12, 18, 24, 36, 72
     Faktor dari 84: 1, 2, 3, 4, 6, 7, 12, 14, 21, 28, 42, 84
     Faktor dari 96: 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 16, 24, 32, 48, 96
     FPB: 12     (Jawaban: A)

     Cara lain
Cara mencari FPB dan KPK


8) Urutan yang betul dari yang terbesar adalah yang A

Share:

Kamis, 26 September 2019

IPA Kelas 5 SD Tema 3 Subtema 1: Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan

A. Organ-organ Pencernaan Hewan dan Fungsinya

Organ pencernaan pada hewan berbeda-beda. Umumnya, ada organ pencernaan yang hanya dimiliki oleh hewan tertentu, seperti:
-Tembolok: Suatu pelebaran kerongkongan yang terdapat di antara proventrikulus (lambung kelenjar) dan mulut. Fungsi: Tempat penyimpanan sementara makanan.
-Empedal: Organ yang khusus terdapat pada sistem pencernaan beberapa hewan, antara lain burung, cacing tanah, dan beberapa jenis ikan. Bagian perut ini terbentuk dari dinding tebal dan berotot. Fungsi: Menggiling makanan yang masuk.
-Lambung: Bagian ini selalu ada di organ pencernaan semua makhluk hidup. Fungsi: Menghancurkan dan mencerna makanan dengan bantuan enzim pencernaan.
-Usus: Sama seperti lambung, bagian yang panjang ini juga selalu ada di organ pencernaan semua makhluk hidup. Fungsi: Menyerap air dan sari-sari makanan.
-Kloaka: Lubang terakhir yang berfungsi sebagai satu-satunya lubang untuk: saluran pencernaan, urin, dan (umumnya) genital pada spesies hewan tertentu. Semua spesies burung, reptilia, dan amfibi memiliki kloaka yang digunakan untuk mengeluarkan urin dan feses (kotoran sisa pencernaan).

1. Serangga
Serangga merupakan salah satu kelas avertebrata  yang bagian tubuhnya terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kepala, thorax, dan abdomen. Contoh serangga: belalang, kupu-kupu, tawon, dan lain-lain.

  • Sistem pencernaan serangga masih sederhana, yaitu terdiri dari: Mulut - Esofagus - Tembolok - Empedal - Lambung - Usus - Anus.

  • Proses pencernaan pada serangga adalah sebagai berikut.
  1. Makanan masuk dan dikunyah di dalam mulut.
  2. Makanan yang sudah dikunyah masuk ke tembolok, untuk disimpan sementara.
  3. Makanan yang disimpan, masuk ke empedal (lambung pengunyah), untuk dilumat/dihancurkan.
  4. Setelah hancur, makanan masuk ke lambung, untuk dicerna oleh enzim.
  5. Dari lambung makanan akan diserap sari-sarinya di dalam usus.
  6. Sisa-sisa makanan yang tidak dibutuhkah oleh tubuh dikeluarkan/dibuang dari dalam tubuh lewat anus.

2. Ruminansia (Hewan Memamah Biak)
Hewan pemamah biak adalah sekumpulan hewan pemakan tumbuhan (mamalia herbivora, contoh: sapi, kambing, rusa, kerbau, kuda, dll) yang mencerna makanannya dalam dua langkah:
-Pertama, dengan menelan bahan mentah (rumput, daun, dll) yang akan masuk ke dalam perut besar.
-Kedua, mengeluarkan kembali makanan yang sudah setengah dicerna dari perutnya dan mengunyahnya lagi di dalam mulut.

Sistem pencernaan pada ruminansia kompleks. Hewan ruminansia memiliki 4 macam lambung (Rumen, Retikulu, Omasum, Abomasum), yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Secara langkap, organ yang berperan dalam pencernaan pada hewan ruminansia yaitu: Mulut - Esofagus - Rumen (Perut besar) - Retikulum (Perut Jala) - Omasum (Perut Kitab) - Abomasum (Perut Masam) - Usus halus - Usus besar - Rectum - Anus.

  • Proses pencernaan pada hewan ruminansia adalah sebagai berikut.
    1. Tahap 1. Makanan masuk dan dikunyah di dalam mulut, dengan bantuan gigi dan air liur.
    2. Makanan yang sudah dikunyah akan melalui kerongkongan/esofagus dan masuk ke rumen (perut besar), untuk dicerna dengan bantuan bakteri dan disimpan sementara.
    3. Tahap 2. Saat istirahat, makanan di dalam rumen akan kembali masuk ke mulut melalui esofagus untuk dikunyah untuk kedua kalinya.
    4. Makanan yang sudah dikunya 2x, akan masuk ke retikulum (perut jala) untuk mengalami proses: fermentasi (penguraian) oleh bakteri dan penyaringan benda asing.
    5. Makanan berlanjut masuk ke omasum (perut kitab), untuk dicerna dan dihaluskan dengan bantuan enzim pencernaan. Selain itu terjadi juga proses absorpsi/penyerapan air.
    6. Makanan akan kembali dicerna oleh enzim di dalam abomasum (perut masam). Di bagian ini juga terjadi proses mematikan bakteri jahat.
    7. Selesai dicerna di dalam keempat lambung, makanan akan diserap sari-sarinya di dalam usus halus.
    8. Sisa-sisa makanan yang tidak dibutuhkah oleh tubuh dikeluarkan/dibuang dari dalam tubuh lewat anus.

3. Ikan, Katak, Reptilia, Burung, dan Mamalia Lain

A. Ikan
Sama halnya dengan serangga, sistem pencernaan ikan masih sederhana, walaupun alat pencernaan yang digunakan berbeda.
Sistem pencernaan ikan terdiri dari: Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus - Anus.



B. Katak dan reptilia
Sistem pencernaan pada katak dan reptilia hampir sama seperti pada mamalia. Namun, katak dan reptilia tidak memiliki anus, sehingga sisa-sisa pencernaan makanan dibuang melalui lubang kloaka (yang juga digunakan untuk tempat pembuangan air seni). Sistem pencernaan katak terdiri dari: Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus Halus - Usus Besar - Kloaka.
C. Burung

Sama seperti katak dan reptilia, burung/unggas tidak memiliki anus, sehingga sisa-sisa pencernaan makanan dibuang melalui lubang kloaka. Namun, secara garis besar, sistem pencernaan pada burung mirip dengan sistem pencernaan pada serangga, yaitu terdiri dari: Mulut - Kerongkongan- Tembolok -  Lambung - Empedal -Usus - Kloaka.


Sistem pencernaan pada mamalia sudah lengkap. Contoh mamalia adalah manusia, sedangkan hewannya adalah kelinci, kucing, dll.

Sistem pencernaan pada mamalia terdiri dari: Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus Halus - Usus Besar - Rectum - Anus.






=======================================================================

B. Organ-organ Pencernaan pada Manusia dan Fungsinya

Sistem pencernaan pada manusia terdiri dari atas organ-organ tertentu dengan fungsinya masing-masing yang berbeda-beda satu sama lain.
Organ pecencernaan manusia terdiri dari:
1. Mulut
2. Kerongkongan
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Rektum dan Anus

1. Mulut
Proses pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke mulut. Mulut berfungsi untuk menghancurkan makanan sehingga ukurannya cukup kecil dan dapat ditelan dalam perut. Di dalam mulut terjadi proses pencernaan makanan secara mekanik dan kimiawi. Di dalam mulut terdapat:
-Lidah: Berfungsi untuk membantu mengunyah dan menelan makanan menuju ke kerongkongan. Berperan dalam pencernaan mekanik. Lidah tersusun atas otot lurik yang permukannya dilapisi epitelum dengan banyak kelenjar lendir (mukosa)
-Gigi: Berfungsi untuk menghaluskan makanan. Berperan dalam pencernaan mekanik. Gigi tersusun dari kalsium karbonat. Gigi membantu enzim-enzim pencernaan agar makanan lebih mudah dicerna dengan cepat dan efisien. Gigi manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Saat muda, gigi manusia terdiri dari 20 gigi susu: 8 buah gigi seri (insisivus), 4 buah gigi taring (canivus), dan buah gigi geraham kecil (premolar). Gigi susu lama-lama akan tanggal pada usia 6-12 tahun dan digantikan dengan Gigi Tetap/Gigi Permanen dengan penambahan 12 gigi tambahan sehingga jumlahnya menjadi 32 gigi.
-Kelenjar Ludah (Air liur): Berfungsi untuk memudahkan penelanan makanan dengan membasahi dan melumasi makanan. Selain itu ludah juga berfungsi melindungi selaput mulut terhadap panas, dingin, asam, dan basa.

2. Kerongkongan
Kerongkongan merupakan saluran yang berfungsi untuk memindahkan makanan dari mulut ke lambung. Di dalamnya terdapat gerak meremas-remas makanan (gerak peristaltik) yang berfungsi untuk mendorong makanan sedikit demi sedikit ke dalam lambung. Makanan berada di kerongkongan hanya sekitar 6 detik. Kerongkongan terbentuk atas otot lurik. Panjang kerongkongan kurang lebih sekitar 25 cm. Di dalam kerongkongan terdapat epiglotis, yang berbentuk gelambir dan berfungsi untuk membuka/menutup agar makanan tidak masuk ke saluran pernapasan saat kita makan.

3. Lambung
Merupaakan kantong besar yang terletak di sebelah kiri rongga perut sebagai tempat terjadinya proses pencernaan makanan. Lambung terdiri dari tiga bagian yaitu: 
-Bagian atas (kardiak), terletak di dekat hati dan berhubungan dengan kerongkongan.
-Bagian tengah (fundus), dan 
-Bagian bawah (pilorus), yang berhubungan langsung dengan usus dua belas jari.
Fungsi lambung adalah:
-Penghasil enzim pepsinogen (bentuk tidak aktif enzim pepsin)
-Dindingnya penghasil asam klorida (HCl): Membunuh mikroorganisme, menciptakan zat asam lambung, mengaktifkan pepsionegen menjadi enzim pepsin (enzim yang mengubah molekul protein menjadi potongan protein (pepton)).
-Permukaan lambung menghasilkan lendir, untuk melindungi lambung dari enzim pepsin.
-Pada bayi, terdapat 2 enzim yaitu: renin (untuk menggumpalkan protein susu) dan kasein (untuk memecah lemak dalam susu dengan bantuan kalsium dan lipase)
Di dalam lambung terdapat gerakan mengaduk hingga lambung menjadi kosong. Semakin banyak makanan dalam lambung, gerakan dalam lambung pun semakin giat. Jika lambung kosong, tidak ada apapun yang diaduk di dalam lambung sehingga menimbulkan bunyi dan rasa sedikit sakit/lapar. Makanan bertahan di dalam lambung selama 3-4 jam, sebelum dikeluarkan menuju usus dua belas jari, 


4. Usus Halus
Usus halus terdiri dari 3 bagian, yaitu: 
-Usus dua belas jari (duodenum): terjadi proses pencernaan karbohidrat, lemak, dan protein.
-Usus kosong (jejunum): terjadi sedikit proses penyerapan (absorpsi). 
-Usus penyerapan (ileum): terjadi sebagian besar proses penyerapan (absorpsi). Terdapat jonjot-jonjot usus (vili) yang berfungsi memperluas daerah penyerapan sehingga sari-sari makanan dapat terserap lebih banyak dan lebih cepat.

Pada ujung usus dua belas jari, terdapat pankreas dan saluran empedu. Pankreas menghasilkan getah pankreas yang menghasilkan enzim-enzim pankreas, yaitu:
-Enzim amilase (amilophsin): mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula (maltosa)
-Enzim pankreas (steapsin): mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
-Enzim tripsinogen: Menjadi tripsin, dan mengubah protein dan pepton menjadi tripsin dipeptida dan asam amino yang bisa diserap usus halus.

Kantong empedu berfungsi untuk menyimpan cairan empedu yang dihasilkan hati. Cairan empedu memiliki garam empu dan zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin). Garam empu bertugas untuk mengemulsi lemak, sedangkan empedu berfungsi untuk memberi warna kuning pada tinja dan urin.

Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan melibatkan enzim pencernaan. Enzim yang terdapat di dalam usus halus adalah sebagai berikut:
-Maltase: mengubah maltosa menjadi glukosa
-Laktase: mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa
-Sukrase: mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa
-Tripsin: mengubah pepton menjadi asam amino
-Enterokinasi: mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin

Sari makanan diserap saat mencapai akhir usus halus. Sisa makanan yang tidak diserap, perlahan-lahan akan bergerak menuju usus besar.


5. Usus Besar
Fungsi usus besar adalah untuk:
-Menyerap air dan mineral serta elektrolit
-Pembentukan vitamin K (dengan bantuan bakteri Escherichia coli)
-Tempat terjadinya proses pembusukan makanan menjadi kotoran (dengan bantuan bakteri Escherichia coli)
-Melakukan gerak peristaltik untuk mendorong tinja menuju anus.

Di usus besar terdapat usus buntu (aspendiks). Selain itu, usus besar menghasilkan lendir yang berfungsi untuk menyerap air dan elektrolit dari tinja. Saat di usus besar, isi usus berupa cairan, lalu menjadi padat saat sampai ke rektum. Terdapat bakteri di usus besar yang berfungsi untuk membantu penyerapan zat gizi. Beberapa penyakit dan antibiotik dapat menyebabkan gangguan pada bakteri-bakteri di usus besar sehingga menimbulkan iritasi sehingga kandungan air dan lendir pada tinja lebih banyak dan terjadilah diare. 


6. Rektum dan Anus
Rektum adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus. Biasanya rektum kosong, karena tinja disimpan di dalam kolon desendens. Jika kolon desendens penuh, maka tinja akan turun dan masuk rektum sehingga timbul keinginan untuk buang air besar. 

Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan. Sebagian anus terbentuk dari permukaan kulit. Terdapat cincin berotot (sfingterani) yang menjaga agar anus tetap tertutup.


====================================================================

C. Rangkuman Proses Pencernaan pada Manusia
  1. Makanan dihancurkan di dalam mulut menggunakan gigi dengan dibantu air liur.
  2. Makanan yang telah lebih halus akan didorong melewati kerongkongan dengan bantuan gerak peristaltik dan masuk ke dalam lambung.
  3. Di dalam lambung, makanan dicerna menjadi bentuk sederhana dengan bantuan enzim.
  4. Makanan yang telah halus sempurna tersebut kemudian masuk ke dalam usus halus untuk diserap sari-sarinya.
  5. Sisa penyerapan dari usus halus, kemudian masuk ke dalam usus besar untuk diserap airnya dan dibuang zat-zat sisanya.
  6. Sisa pencernaan kemudian dibuang melalui anus.


Sekian dulu rangkuman materi Muatan IPA untuk Kelas 5 SD, Tema 3, Subtema 1 tentang Organ Pencernaan pada Hewan dan Manusia. Semoga bermanfaat! 😁
Share:

Rabu, 25 September 2019

Daftar Adik-adik Peserta Belajar Bersama di Rumah Belajar Famili Karangsari

Kegiatan belajar bersama di Rumah Belajar Famili pertama kali diadakan pada akhir bulan Juni 2019. Adik pertama yang menjadi teman belajar saya adalah dik Nur Khayati adik dari teman semasa SD saya sendiri, yang baru naik ke kelas 6 dan bersekolah di SDN 1 Karangsari. SD almamater saya. 

Hingga September 2019, saat pos ini ditulis, terhitung ada 17 adik-adik yang belajar bersama saya di setiap minggunya. Ke-17 adik-adik tersebut terbagi ke dalam 2 kelompok: kelas besar dan privat, dengan rincian sebagai berikut.


Peserta Kelas Besar (Kelas 6 SD/MI)
·  Adilla Novi Andini   (SDN 1 Karangsari)
·  Desti Ariyanti           (SDN 1 Karangsari)
·  Hudroh Ramadhani   (SDN 1 Karangsari)
·  Intan Aulia Pratiwi    (SDN 1 Karangsari)
·  Nur Khayati              (SDN 1 Karangsari)
·  Rizal Setiawan          (SDN 1 Karangsari)
·  Dian Rizki Saputra   (SDN 2 Karangsari)
·  Ayu Majidah Laela        (MI Ma’arif Karangsari)
·  Nida Khansa Maghfira  (MI Ma’arif Karangsari)
·  Tsania Juliani                 (MI Ma’arif Karangsari)

Peserta Privat Kelas 6 SD/MI
·  Ayu Agustian Hartanti  (SDN 2 Karangsari)

Peserta Privat Kelas 5 SD/MI
·  Radittya Ananda           (SDN 2 Karangsari)
·  Syifa Khoirunnisa         (MIN Tanuraksan)

Peserta Privat Kelas 4 SD/MI
·  Aisyah Sakanti             (SDN 1 Tanuharjo)
·  Indra Winata                 (SDN 1 Tanuharjo)
·  Zeva Alfian Nugroho   (SDN 1 Tanuharjo)
·  Ismi Tauhid El Haqiqi  (SDN 1 Kebumen)

Ya, itu dia daftar adik-adik yang belajar bareng Mba Ani di Rumah Belajar Famili. Semoga dapat meningkatkan ilmu, wawasan, dan pengetahuan; dapat menambah silaturahmi dan kawan; serta mencintai pentingnya pendidikan. Aamiin.
Share:

Siapa sih Mba Ani?

Hai, adik-adik sekalian. Perkenalkan, saya Mba Ani. Mba Ani sebetulnya bukan seorang guru karena tidak pernah menempuh pendidikan guru selama berkuliah. Jadi, jangan panggil saya Bu Guru ya, hihihihi 😫😫😫. 

Kalau bukan Bu Guru, terus ngapain sih Mba Ani yang entah siapa ini tiba-tiba nekad untuk mengajari adik-adik SD/MI yang masih polos dan unyu ini? Justru, kepolosan dan keunyuan adik-adik sekalian inilah yang membuat Mba Ani penasaran dan ingin belajar bareng kalian semua. 

Mba Ani dulu adalah alumni SDN 1 Karangsari (Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa tengah) dan lulus tahun 2004. Nah, rasa rindu pada masa bersekolah di SD inilah yang menjadi salah satu alasan Mba Ani berkeinginan untuk dekat-dekat dengan adik-adik SD, walaupun Mba Ani sendiri tidak dapat disebut masih muda (iya, Mba Ani sudah hampir berkepala 3 nih, hehehe). Ya, bisa dibilang rasa cinta Mba Ani terhadap kampung halaman dan SD legendaris sangat tinggi deh. 

Usai menamatkan pendidikan tingkat dasarnya, Mba Ani melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 1 Kebumen dan alhamdulillah lulus tepat waktu pada tahun 2007. Saat SMP ini, Mba Ani sangat menyukai pelajaran Matematika dan Biologi semenjak bertemu dengan guru-guru inspiratif yang membuat Mba Ani jatuh cinta pada 2 mata pelajaran tersebut. Bahkan, sampai pernah bercita-cita menjadi seorang guru Matematika atau Biologi.

Setelah lulus SMP, sekolah Mba Ani cuma bergeser sedikit ke Barat di dekat alun-alun Kebumen, yaitu SMA Negeri 1 Kebumen. Mba Ani pun berhasil lulus tepat waktu, setelah berhasil melewati Ujian Nasional untuk jurusan IPA dengan nilai biasa saja pada tahun 2010. Selama menuntut ilmu di bangku SMA ini, Mba Ani sudah menyadari bahwa menjadi seorang guru memiliki tanggung jawab yang sangat berat. Profesi guru bukan hanya sebagai ladang penghasilan, tetapi juga: medan pertempuran dalam membasmi kebodohan, kebun inspirasi serta arena pementasan yang dilihat oleh seluruh anak didiknya di sekolah. Dengan tanggung jawab sebesar itu, Mba Ani di tahun 2009 - 2010, belumlah siap untuk menjadi seorang guru. Oleh karena itu, Mba Ani mengurungkan niatnya untuk menjadi seorang guru Matematika atau Biologi. Mba Ani pun memiliki cita-cita baru, yaitu menjadi seorang arsitek yang membuat Mba Ani mendaftar jurusan arsitektur di Universitas Indonesia.

Namun, Allah memberi rezeki yang berbeda dengan harapan Mba Ani. Meski Mba Ani berhasil diterima di Universitas Indonesia, tetapi Mba Ani tidak berhasil bersaing untuk memperebutkan kursi di pilihan pertama: jurusan arsitektur. Akhirnya, pada 8 Mei 2010, Allah memberi Mba Ani kesempatan untuk mencicipi bangku-bangku di jurusan yang fakultasnya serba ungu, yaitu jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (Kesmas FKM UI). Petualangan sebagai mahasiswa biasa saja di FKM UI pun membuahkan hasil yang biasa saja yang ditandai dengan berhasil lulusnya Mba Ani dan menyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat pada 22 Januari 2015. 

Selepas lulus kuliah, Mba Ani sempat bekerja sebagai asisten peneliti dan freelance researcher di beberapa lembaga penelitian kesehatan. Mba Ani memang terlalu berbeda dengan sarjana yang lainnya karena Mba Ani tidak menyukai bekerja di dalam ruangan kantor. Alih-alih bekerja di kantor, Mba Ani lebih sering menyelesaikan tugasnya dengan terjun ke lapangan langsung untuk mewawancarai masyarakat atau di dalam kamar kos untuk berkutat dengan laptop kesayangannya. 

Setelah 8 tahun lebih merantau di Depok-Jakarta (4,5 tahun kuliah dan 4 tahun bekerja), akhirnya Mba Ani memutuskan untuk pulang kampung ke Kebumen pada 30 Mei 2018. 

Untuk apa?

Untuk kabur dari hingar-bingar perkotaan dan kembali menjadi orang desa, berharap ada hal yang bisa membuatnya turut berkontribusi membangun kampung halaman, meski hanya sedikit aksi kecil. Enam bulan pertama sejak pulang, Mba Ani sedikit bantu-bantu seorang kawan di bidang pemberdayaan masyarakat melalui Heart of Spora, sebuah yayasan yang bertujuan untuk mengangkat derajat pengrajin anyaman pandan di Kebumen (tepatnya Dukuh Pandansari, Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar). 

Dan dari situlah Mba Ani menyadari bahwa berkontribusi dan bermanfaat untuk masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai cara sembari melakukan pekerjaan utama, sesuai pepatah "Sambil menyelam minum air". Akhirnya, terbersit sebuah ide "halu" untuk menemani adik-adik SD/MI belajar, sesuai dengan cita-cita saat duduk di bangku SMP dulu, menjadi seorang "guru", yah guru-guruan karena Mba Ani tidak pernah mempelajari apa yang seharusnya seorang guru SD pelajari.

Sebuah tantangan yang sangat besar sebetulnya dan masih sangat jauh dari baik dalam menemani adik-adik ini belajar. Namun, Mba Ani akan terus berusaha agar dapat menemani kalian belajar, bukan mengajari, tetapi belajar bersama, memecahkan solusi bersama-sama dan bahagia bersama. Aamiin.

Sekian dari Mba Ani. Akhir kata: JANGAN KALAH DENGAN ZONASI!!!
Share:

Selasa, 24 September 2019

Buku Tematik SD/MI Kelas 6 untuk Guru (Download Gratis)

Buku Tematik Kelas 6 Tema 1-9 ini sudah dirancang berdasarkan kurikulum 2013, di mana siswa dituntut untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara utuh. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, ketiga bidang tersebut dipadukan melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Buku K13 Kelas 6 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.Buku K13 Kelas 6 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.

Daftar Buku Tematik Kelas 6 Tema 1-9 untuk Guru


[Downlod] Tema 1: Selamatkan Makhluk Hidup
Subtema 1: Tumbuhan Sahabtku
Subtema 2: Hewan Sahabatku
Subtema 3: Ayo, Selamatkan Hewan dan Tumbuhan!

[Downlod] Tema 2: Persatuan dalam Perbedaan
Subtema 1: Rukun dalam Perbedaan
Subtema 2: Bekerja Sama Mencapai Tujuan
Subtema 3: Bersatu Kita Teguh

[Downlod] Tema 3: Tokoh dan Penemuan
Subtema 1: Penemu yang Mengubah Dunia
Subtema 2: Penemuan dan Manfaatnya
Subtema 3: Ayo Menjadi Penemu!

[Downlod] Tema 4: Globalisasi
Subtema 1: Globalisasi di Sekitarku
Subtema 2: Globalisasi dan Manfaatnya
Subtema 3: Globalisasi dan Cinta Tanah Air

[Downlod] Tema 5: Wirausaha
Subtema 1: Kerja Keras Berbuah Kesuksesan
Subtema 2: Usaha di Sekitarmu
Subtema 3: Ayo Belajar Berwirausaha!

[Downlod] Tema 6: Menuju Masyarakat Sejahtera
Subtema 1: Masyarakat Peduli Lingkungan
Subtema 2: Membangun Masyarakat Sejahtera
Subtema 3: Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat

[Downlod] Tema 7: Kepemimpinan
Subtema 1: Pemimpin di Sekitarku
Subtema 2: Pemimpin Idolaku
Subtema 3: Ayo Memimpin!

[Downlod] Tema 8: Bumiku
Subtema 1: Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya
Subtema 2: Bumiku dan Musimnya
Subtema 3: Bumi, Matahari, dan Bulan

[Downlod] Tema 9: Menjelajah Ruang Angkasa
Subtema 1: Keteraturan yang Menakjubkan
Subtema 2: Benda Angkasa Luar dan Rahasianya
Subtema 3: Tokoh Penjelajah Angkasa


Demikian informasi mengenai Buku Kelas 6 Tema 1-9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa Mba Ani sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan buku versi digital.
Share:

Buku Tematik SD/MI Kelas 5 untuk Guru (Download Gratis)

Buku Tematik Kelas 5 Tema 1-9 ini sudah dirancang berdasarkan kurikulum 2013, di mana siswa dituntut untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara utuh. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, ketiga bidang tersebut dipadukan melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Buku K13 Kelas 5 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.Buku K13 Kelas 5 Tema 1-9 ini menjelaskan proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi melalui pembelajaran menantang, aktif, dan kreatif. Pada setiap tema, terdapat 3 subtema yang dipecah menjadi 6 pembelajaran.

Orang tua siswa juga bisa menggunakan buku ini secara mandiri untuk mendukung kegiatan belajar siswa di rumah.

Daftar Buku Tematik Kelas 5 Tema 1-9 untuk Guru


[Downlod] Tema 1: Organ Gerak Hewan dan Tumbuhan
Subtema 1: Organ Gerak Hewan dan Manusia
Subtema 2: Manusia dan Lingkungan
Subtema 3: Lingkungan dan Manfaatnya

[Downlod] Tema 2: Udara Bersih bagi Kesehatan
Subtema 1: Cara Tubuh Mengelola Udara
Subtema 2: Pentingnya Udara Bersih bagi Pernapasan
Subtema 3: Memelihara Organ Pernapasan Manusia

[Downlod] Tema 3: Makanan Sehat
Subtema 1: Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan
Subtema 2: Pentingnya Makanan Sehat bagi Tubuh
Subtema 3: Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Sehat

[Downlod] Tema 4: Sehat itu Penting
Subtema 1: Peredaran Darahku Sehat
Subtema 2: Gangguan Kesehatan pada Peredaran Darah
Subtema 3: Cara Memelihara Organ Peredaran Darah Manusia

[Downlod] Tema 5: Ekosistem
Subtema 1: Komponen Ekosistem
Subtema 2: Hubungan Antarmakhluk Hidup dalam Ekosistem
Subtema 3: Keseimbangan Ekosistem

[Downlod] Tema 6: Panas dan Perpindahannya
Subtema 1: Suhu dan Kalor
Subtema 2: Perpindahan Kalor di Sekitar Kita
Subtema 3: Pengaruh Kalor Terhadap Kehidupan

[Downlod] Tema 7: Peristiwa dalam Kehidupan
Subtema 1: Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan
Subtema 2: Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan
Subtema 3: Peristiwa Mengisi Kemerdekaan

[Downlod] Tema 8: Lingkungan Sahabat Kita
Subtema 1: Manusia dan Lingkungan
Subtema 2: Perubahan Lingkungan
Subtema 3: Usaha Pelestarian Lingkungan

[Downlod] Tema 9: Benda-benda di Sekitar Kita
Subtema 1: Benda Tunggal dan Campuran
Subtema 2: Benda dalam Kegiatan Ekonomi
Subtema 3: Manusia dan Benda di Lingkungannya

Demikian informasi mengenai Buku Kelas 5 Tema 1-9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa Mba Ani sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan buku versi digital.

LIHAT JUGA: Buku Tematik SD/MI Kelas 5 Untuk Siswa
Share:

Postingan Populer